Wasekjen DPN Peradi Terima Audiensi Komunitas Advokat Muda

681
Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi), H. Bambang Hariyanto, SH., MH., FCBArb., ( ke 3 dari kanan) menerima audiensi rombongan pengurus Komunitas Advokat Muda Palembang.

Palembang, Buananews.com –Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi), H. Bambang Hariyanto, SH., MH., FCBArb., menerima audiensi rombongan pengurus Komunitas Advokat Muda (KAMDA) Palembang, Jum’at (26/6/2020) sore. Kegiatan dalam rangka konsolidasi kepengurusan baru itu, berlangsung di aula kantor Bambang Hariyanto, BHP Law Firm Jl. BLPT. Basuki Rahmat No. 32 A-B Palembang.

Dalam pertemuan yang cukup santai tersebut, Ketua Umum KAMDA Benny Murdani, SH., MH., CHRM., meminta kepada DPN Peradi melalui Bambang Hariyanto untuk terus memberikan support dalam rangka merealisasikan program kerja KAMDA Periode 2020-2022.

“Karena KAMDA berada di bawah naungan Peradi, kami mohon dukungan dan support kepada Peradi khususnya Pak Bambang, untuk membantu program-program kami. Kami juga Alhamdulillah sudah sowan ke DPC Peradi Palembang,” kata Benny.

Selain itu, pihaknya mengaku telah melakukan audiensi dan silaturahmi dengan beberapa organisasi advokat, di antaranya dengan Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Palembang, Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Palembang, dan Asosiasi Advokat Konstitusi (AAK), serta Penghubung Komisi Yudisial (PKY) Sumatera Selatan.

Meskipun secara urutan organisasi, DPN Peradi tidak memiliki afiliasi organisasi sayap, namun Benny mengatakan jika seluruh anggota KAMDA merupakan advokat-advokat anggota Peradi, dibuktikan dengan Kartu Advokat atau sertifikat lulus Ujian Profesi Advokat (UPA) yang diselenggarakan DPN Peradi.

“Syarat menjadi anggota KAMDA harus memiliki sertifikat lulus UPA Peradi. Jadi setiap anggota KAMDA adalah anggota Peradi yang maksimal berumur 40 tahun,” ujarnya.

KAMDA sendiri mengambil peran sebagai organisasi kader, dengan program-program yang bersifat peningkatan kapasitas anggota secara teori keilmuan maupun aplikasinya dalam menjalankan profesi. Sehingga secara organisasi tidak tumpang tindih dengan organisasi Peradi.

Sementara itu, Bambang Hariyanto mengapresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru dan berharap seluruh program dapat berjalan sesuai dengan harapan. Ia juga menambahkan bahwa KAMDA harus jadi organisasi kader, yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas dan kemampuan anggotanya.

“Caranya dengan menggelar pelatihan-pelatihan dan diskusi. Sekarang di tengah pandemic ini, adakan kegiatan berbasis teknologi, pelatihan secara virtual,” ungkap Arbiter BANI itu.

Seorang advokat lanjut Bambang, harus memiliki network (jaringan) yang luas, hal tersebut bisa diperoleh dengan aktif berorganisasi. Kerena menurutnya organisasi merupakan laboratorium seorang advokat. Karena di situlah advokat dilatih dalam berbagai aspek seperti melatih kepemimpinan, mengelola keuangan, dan bertanggung jawab dengan perkara yang ditangani.

Dalam kesempatan itu, Bambang siap memberikan dukungan secara allout kepada KAMDA. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, ia mempersilahkan gedung aula LPH BHP Institut di kantornya digunakan untuk kegiatan-kegiatan KAMDA.

“Bila perlu pemateri, silahkan bicara. Acaranya nanti malam, kamu bicara sore ini, saya siap mengisi materi,” pungkas Bambang disambut tepuk tangan audiens.

Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum KAMDA Benny Murdani, SH., MH., CHRM., Dewan Penasehat Andri Meilansyah, S.H.,CHRM., dan Himawan Susanto, S.H.,M.H. didampingi para ketua bidang dan sebagian anggota. (ding)