Oleh Oleh Touring Bantoria : Danau Ranau Bikin Bahagia

157

Palembang, Buananews.com – Paguyuban Motor Bahagia (Bantoria) kembali melakukan touring. Acara bertajuk Kelana II ini mempunyai sasaran Danau Ranau, OKU Selatan. Selama tiga hari, Minggu sampai Selasa (6-8/10)  sebanyak sepuluh advokat naik motor ke Danau Ranau dan kembali ke Palembang. Touring didampingi dua mobil berawak enam orang, yang membawa logistik dan keperluan lain.

Kelompok yang mengklaim diri selalu bahagia ini, memang tampak sangat bahagia dan senang. Dapat dilihat dari foto-foto yang diunggah di WA Grup Bantoria. “Danau Ranau memang bikin bahagia. Jadi datanglah ke sana. Destinaty wisata ini tak kalah dari luar negeri,” kata Anto Toha, Ketua Bantoria.

Danau Ranau menurut Antoni kalah populer dibanding danau lainnya karena letak dan posisi yang kurang menguntungkan saja. Kalau Danau Singkarak atau Danau Toba menjadi populer karena poros jalan di kedua danau itu ramai dan urat nadi perhubungan. Tanpa disengajapun orang akan menikmati kedua danau tersebut.

Kalau Danau Ranau memang harus dituju benar. Dan lagi, ke Danau Ranau hanya bisa lewat darat yang ditempuh kurang lebih 7 sampai 8 jam dari Palembang. Dan akses jalan, walau dikatakan lancar, namun masih perlu ditingkatkan lagi. Yang menurut istilah Antoni “dimuliakan” lagi.

Jalur udara sebenarnya ada. Yaitu lapangan terbang. Namun sejak dibangun zaman Gubenur Ramli Hasan Basri dulu sampai sekarang belum diopersionalkan.

Danau yang berbagi dua dengan propinsi Lampung tersebut indah. Dan menariknya di sana juga sudah tersedia permainan air. Penginapan juga sudah lumayan. Cuma, lagi-lagi harus ditingkatkan, kata Antoni.

Nah, satu saran yang perlu mendapat perhatian adalah tentang masyarakat. “Karakter masyarakat harus terbiasa dan terbuka dengan parawisata, agar menimbulkan kesan indah. Setelah pulang orang kangen dan ingin kembali ke Danau Ranau,” ujar Antoni.

Kuliner adalah salah satu andalan yang bisa ditawarkan masyarakat Ranau ke wisatawan. “Kami menikmati ikan mujair bakar panggang yang sangat khas Ranau dengan sambal terasi dan lalapan. Enak,” ujarnya lagi.

Pagi Pagi

Touring sendiri berangkat Minggu pagi pukul 07.00 WIB. Rute Palembang-Kayuagung-Komering-Martapura-Muaradua-Simpangsender-Danau Ranau. Tiba di Ranau pukul 17.00 WIB. Berjalan lancar.

Pulang Sening habis makan siang. Rute Simpang-Muaradua-Baturaja. Menginap semalam di Baturaja, keesokan harinya menuju Palembang lewat Prabumulih. Sampai pukul 15.00 WIB.

“Di Baturaja kami menginap dan dijamu keluarga Bantoria H Boy F Mayzano,“ ujar Antoni.

Disampaikan Anoni, pihaknya juga tengah menyiapkan perjalanan ketiga. Atau Kelana III. (met)