Naturalisasi Fabiano Beltrame Disetujui DPR

21
PESEPAK bola asal Brasil Fabiano da Rosa Beltrame menghadiri rapat kerja Komisi X DPR dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 7 November 2019. Komisi III DPR menyetujui proses naturalisasi pesepak bola Fabiano da Rosa Beltrame bersama pemain basket Peyton Alexis Whitted asal Amerika Serikat.*/ANTARA

JAKARTA, Buananews.com.- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melalui Komisi III dan X, serta Menpora Zainudin Amali bersama Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan telah menyetujui naturalisasi kewarganegaraan RI atas pemain sepakbola Fabiano da Rosa Beltrame asal Brasil. Pemain yang saat ini memperkuat Persib Bandung tersebut mampu dengan lancar menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pengucapan teks Pancasila di ruang raker Komisi X DPR RI di Gedung DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 7 November 2019 siang.

Pada rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi X, Syaiful Huda ini, DPR memang tengah membahas pertimbangan naturalisasi pemain Fabiano Beltrame. Ketua Umum PSSI Pusat  Mochamad Iriawan mengatakan bahwa Fabiano Beltrame mengajukan proses WNI sudah melalui prosedur yang dilalui dan sesuai undang-undang yang berlaku.

“Rapat bersama DPR RI Komisi X tadi paling banyak membahas naturalisasi untuk Fabiano. Yang bersangkutan mengajukannya bukan melalui PSSI, tapi perorangan dengan sponsor klub Madura United. Sehingga PSSI hanya merekomendasikan saja,” kata Mochamad Iriawan, di DPR, Kamis, 7 November 2019.

Pria yang akrap disapa Iwan Bule ini menambahkan bahwa waktu itu yang tanda tangan dokumen naturalisasi Fabiano yakni Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria pada tanggal 18 desember 2018.

“Yang bersangkutan juga berkelakuan baik dan sudah berada di liga kita selama hampir 10 tahun. Sekarang pun yang bersangkutan ada di Persib Bandung, jadi tadi kami jawab prinsip kami tidak keberatan selama undang-undang yang mengatur bisa mereka penuhi persyaratannya,” katanya.

Fabiano sendiri saat ini berusia 37 tahun, meski begitu kemampuannya masih dibutuhkan oleh klub-klub Liga 1 Indonesia.

“Fabiano saat ini masih bermain di Persib. Berarti ada transfer teknik, mungkin taktik yang diambil dari yang bersangkutan.  Nanti juga bisa kalau sudah pensiun bisa dijadikan pelatih atau konsultan, kita hargai yang bersangkutan,” ujar Mochamad Iriawan.

Hal senada dikatakan Zainudin Amali. Amali menuturkan pihaknya telah menyetujui naturalisasi kewarganegaraan Beltrame.

Zainudin mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan dan anggota Komisi III dan X DPR yang sudah mengundangnya dalam raker tersebut. Zainudin menilai DPR memberikan perhatian besar terhadap perkembangan olahraga, khususnya naturalisasi pemain.

“Kami bermitra dengan Komisi X, tapi kami diundang pertama oleh Komisi III. Ini merupakan rapat pertama kami, dan kami sangat berbahagia. Bersama kami, hadir juga dua atlet yang akan dinaturalisasi, yaitu Peyton Alexis Whitted asal Amerika Serikat dan Fabiano da Rosa Beltrame asal Brazil,” ujar Zainudin.

PEMAIN belakang Persib Bandung, Fabiano Beltrame melempar bola saat menjalani sesi latih­an pagi di lapangan Saraga, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Rabu, 10 April 2019 lalu.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Fabiano Beltrame, yang merupakan pemain sepakbola profesional pernah berkarier di Persela Lamongan pada 2005, Persmin Minahasa pada 2007, kembali ke Persela Lamongan di 2008, Persija Jakarta di 2011, Arema Cronus di 2014, dan Madura United FC di 2016. Lalu sekarang memperkuat Persib Bandung.

“Sedangkan Fabiano telah berkontribusi selama 14 tahun di dunia sepakbola Indonesia sebagai contoh dalam memberikan pengalaman pada pemain muda, kontribusi pada klub Indonesia dengan torehan 44 gol di Liga Indonesia,” kata Zainudin.

Selain Fabiano, pemain basket Peyton Alexis Whitted asal Amerika Serikat juga disetujui pross naturalisasinya. Amali pun membeberkan pertimbangan lainnya, jika Peyton akan ikut bergabung dengan Timnas 3×3. Dia memiliki tinggi badan 192 centimeter dan berusia 24 tahun sangat dibutuhkan di Timnas untuk jangka waktu yang panjang.

“Peyton Alexis merupakan pemain basket profesional, ia pernah mengantar klub basket Bulldogs ke semifinal pada pertandingan Junior di Amerika ***pada 2013. Pemain andal kampus Pennsylania University pada 2015, ia bergabung di Niki Lefkades Yunani dengan catatan 14,1 poin, 9,3 rebound,1,6 assist, 1,8 steal per pertandingan pada 2017. Pada 2018 ia bergabung ke klub basket ACS Sepsi Rumania dengan nilai statistik 9,8 poin, 3,5 rebound, dan 1,2 assist di setiap pertandingan,” kata Zainudin.

Pada raker tersebut, Peyton dan Fabiano diminta untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengucapkan teks Pancasila. Dalam Prosesnya kedua atlet itu mengucapkan teks Pancasila dilakukan dengan lancar dan mendapat tepuk tangan dari seluruh peserta raker. (Pikiranrakyat.com)