Menko Polkam Wiranto Diserang di Pandeglang Banten

43

Jakarta, Buananews.com – Menteri Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto hendak diserang oleh seseorang dengan menggunakan senjata tajam, saat melakukan kunjungan ke Pandeglang, Banten, Kamis (10/10).

Polisi telah mengamankan pelaku penyerangan terhadap Wirnato.

“Pelaku telah diamankan,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Kamis (10/10).
Wiranto datang ke Pandeglang, Banten untuk meresmikan Gedung Kuliah Bersama Universitas Mathla’ul Anwar di Kampus UNMA Banten.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, upaya penyerangan terhadap mantan Panglima ABRI itu terjadi saat Wiranto berada di Alun-alun Menes, Pandeglang.

Dedi mengatakan Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir saat ini berada di lokasi untuk mengumpulkan informasi mengenai upaya penusukan Wiranto.

Humas Polda Banten AKBP Edi Sumardi mengatakan pelaku penyerangan Menkopolhukam terdiri dari dua orang yang merupakan suami istri (pasutri).

“Pelaku diduga sendiri, dia melakukan sendiri tapi pada saat sebelum kejadian dia bersama istrinya, berdua,” kata Edi kepada CNNIndonesia.com, Kamis (10/10).

Namun demikian, Edi belum bisa memastikan motif dan asal pelaku tersebut. Edi menegaskan saat ini masih dalam penyelidikan. Edi hanya mengatakan bahwa yang diamankan dalam insiden ini adalah dua orang.

Diketahui, Menko Polhukam Wiranto hendak diserang oleh seseorang dengan menggunakan senjata tajam, saat melakukan kunjungan ke Pandeglang, Banten, Kamis (10/10).

Polisi telah mengamankan pelaku penyerangan terhadap Wiranto.

“Pelaku telah diamankan,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Kamis, mengenai insiden upaya penusukan Wiranto.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamananan disebut dalam kondisi aman pada upaya penusukan di Pandeglang, Banten.

Kabid Humas Kapolda Banten AKBP Edi Sumardi mengatakan Wiranto dalam kondisi aman pasca-insiden penusukan. Yang terluka adalah Kapolsek Menes, Banten.

“Itu upaya aksi penusukan oleh orang yang belum dikenal identitasnya tapi sudah kita amankan. Jadi intinya pak Wiranto aman, yang kena Kapolsek,” kata dia, kepada CNNIndonesia.com, Kamis (10/10).

Menurutnya, kapolsek terluka lantaran menghalangi serangan terhadap Wiranto itu.

“Karena beliau menghalangi,” ucapnya.

Menurutnya, pelaku penusukan adalah orang tak dikenal. (cnnindonesia.com)