LRT, Arena Selfie Baru Wong Kito

80
Ibu Tika, Sri dan Tuti, warga Jakarta asal Palembang, wefi di LRT

Palembang, Buananews- Caro wong Plembang. Kalau ado barang baru, maka dio jadi heboh. Demikian juga dengan moda transportasi light rail transit atau LRT yang kini sudah kulu-kilir di Palembang. Masyarakat sangat antusias mencobanya, bahkan ada yang jauh-jauh datang dari daerah di Sumsel dan juga warga Palembang yang berada di Jakarta ingin menikmati LRT ini.

Banyak yang menjadikan LRT sebagai lokasi selfi dan wefi terbaru. Ini dapat kita dalam medsos apa itu Facebook, Instagram maupun WA, gambar di LRT bertaburan.

Gubenur Sumsel Alex Noerdin sudah membayangkan LRT menjadi ikon kebanggaan pariwisata baru bagi warga Sumatera Selatan. LRT Palembang merupakan moda transportasi untuk  berwisata lantaran merupakan satu-satunya yang melintasi sungai ikonis, yakni Sungai Musi.

“Naik LRT sama saja kita sudah berwisata di Palembang karena 13 stasiun yang dilewati kereta itu berada di daerah wisata,” kata Alex. LRT Palembang akan mengangkut penumpangnya dari Bandara Internasional Mahmud Badaruddin II di Sukarami sampai Stadion Jakabaring di Seberang Ulu. Panjang jalur kereta ini tercatat 23,4 kilometer.

Ada 13 stasiun pemberhentian yang akan dilewati LRT. Empat di antaranya berada di kawasan pusat perbelanjaan dan destinasi wisata. Di antaranya Pasar KM 5, Palembang Square, Pasar Cinde, dan Jembatan Ampera.

Kereta ringan tersebut telah beroperasi kembali mulai hari ini, 30 Juli 2018, setelah sebelumnya dihentikan dua hari untuk evaluasi. Menurut Alex, masyarakat umum sudah mulai bisa menggunakannya dan merasakan sensasi berkeliling kota menggunakan mode transportasi termutakhir di kota pempek itu.

Bujet yang dikeluarkan untuk menumpang LRT diklaim murah. Sekali jalan dari stasiun ke stasiun dipatok Rp 5 ribu. Sedangkan untuk rute paling jauh, yakni dari bandara menuju Stadion Jakabaring, penumpang akan dikenakan tarif Rp 10 ribu.

LRT ini memiliki fasilitas full penyejuk ruangan (AC) dan akses Internet (Wi-Fi). Setiap hari akan ada tujuh set kereta yang disediakan. “Ada delapan sebenarnya, tapi satu set difungsikan untuk cadangan,” ujar Alex.

Masing-masing set kereta terdiri atas satu lokomotif dan tiga gerbong. Sedangkan masing-masing gerbong mampu menampung 150 penumpang. Jadi, sekali angkut, LRT dapat membawa 450 orang.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Irene Camelin Sinaga mengatakan, khusus untuk Asian Games, guide dan liasson officer (LO) dari masing-masing atlet telah disiapkan untuk menceritakan sejarah lokasi-lokasi yang dilewati LRT. “Termasuk Jembatan Ampera yang lekat dengan histori Sukarno,” ujarnya saat ditemui di tempat yang sama.

Para LO yang sekaligus berfungsi sebagai guide telah mengikuti pelatihan sebelumnya. Irene memastikan, LO akan siap sedia di bandara dan hotel.(tmp/*)