Detik Detik Penyerangan Wiranto

55

Banten, Buananews.com – Salah seorang warga Menas, Robby Pangestu menceritakan detik ke detik ketika penyerangan dialami Menko Polhukam Wiranto di Alun-Alun Menes, Padeglang, Banten, Kamis (10/10).

Robby yang bekerja di toko elektronik tak jauh dari Alun-alun itu mengatakan, sejak pagi warga memang sudah menunggu Wiranto di alun-alun. Sehari sebelumnya kabar kedatangan Wiranto ke Menes sudah menyebar.

Karena itu Kamis pagi, Warga sudah berkumpul di Alun-alun ingin melihat Wiranto langsung.

“Warga sudah tahu pak Wiranto mau datang sehari sebelumnya,” kata Robby kepada CNNIndonesia.com di tokonya, Kamis (10/10) malam.

Selain ingin melihat Wiranto, warga saat itu juga ingin melihat helikopter yang membawa Wiranto.

Ditunggu sejak pagi, helikopter Wiranto mendarat di Alun-alun Menes pukul sekitar 09.00 WIB. Alun-alun merupakan tempat transit Wiranto sebelum melanjutkan perjalanan menuju Universitas Mathlaul Anwar untuk meresmikan gedung bersama.

Begitu turun, Robby mengatakan Wiranto cukup ramah saat itu dengan menuruti permintaan warga untuk berfoto. Bahkan, kata dia, waktu sekitar 20 menit dihabiskan mantan Panglima ABRI itu sebelum menuju kampus Mathlaul Anwar.

“Setengah jam atau 20 menit foto-foto itu,” tutur Robby saat ditemui di tokonya, Menes, Kamis (10/10) malam.

Sementara itu, Bakti Muhazir (23), rekan Robby, menuturkan bahwa kehadiran Wiranto untuk meresmikan gedung. Berdasarkan pengakuan teman-temannya di kampus, Wiranto merupakan bagian dari keluarga besar Mathlaul Anwar.

Bakti mengatakan, memasuki waktu Zuhur, kerumunan orang di sekitar Alun-alun Menes semakin ramai ingin kembali bertemu Wiranto yang hendak kembali ke Jakarta usai meresmikan gedung.

Sejumlah pelajar sudah berada di sekitar alun-alun. Pelajar itu terdiri dari SDN Purwaraja 1, SMP 1 Menes, dan MA Mathla’ul Anwar Linahdlatil Ulama (MALNU) Pusat Menes. Mobil rombongan Wiranto pun tiba jelang azan Zuhur berkumandang. (cnnindonesia.com)