Bom Bunuh Diri di Gaza, Tiga Polisi tewas

99

Gaza, Buananews.com – Pelaku bom bunuh diri yang diduga terhubung kelompok yang menyebut dirinya Negara Islam (ISIS) menyerang dua pos pemeriksaan polisi di Gaza, yang menewaskan tiga orang polisi Palestina, kata sumber keamanan.

Serangan itu terjadi setelah otoritas keamanan Hamas, yang menguasai Gaza, menggelar operasi pengejaran terhadap kelompok militan yang terkait dengan ISIS.

Salah-seorang pelaku pemboman yang melakukan serangan pada Selasa, sebelumnya telah ditahan, kata sumber keamanan kepada BBC.

Keadaan darurat diumumkan setelah serangan tersebut dan pasukan keamanan memperketat penjagaan.

Dua orang petugas polisi terbunuh dan seorang warga sipil Palestina terluka dalam bom pertama, yang dibawa oleh pengguna sepeda motor di dekat lokasi pemeriksaan polisi.

GazaHak atas foto ALI JADALLAH/GETTY IMAGES
Ledakan bom yang kedua, kurang dari satu jam kemudian, menewaskan seorang perwira polisi lainnya dan melukai sejumlah orang di sebuah pos pemeriksaan terpisah.

Ledakan bom yang kedua, kurang dari satu jam kemudian, menewaskan seorang perwira polisi lainnya dan melukai sejumlah orang di sebuah pos pemeriksaan terpisah, kata Kementerian Dalam Negeri Hamas.

Ratusan aparat keamanan diturunkan di jalan-jalan utama di Jalur Gaza setelah serangan mematikan tersebut.

Hamas menghadapi tekanan dari kekuatan kelompok oposisi yang terhubungan dengan kelompok militan Islam garis keras – termasuk diantaranya yang berafiliasi dengan ISIS.

Belakangan, otoritas Hamas membebaskan salah-seorang anggota faksi ekstremis yang dianggap isyarat niat baik untuk merangkulnya.

Kelompok Hamas menguasai wilayah Gaza dari Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas, selama perang saudara pada 2007. (bbcindonesia.com)