Arkenas Perburuan Harta Karun Kerajaan Sriwijaya Tak Dilakukan

25

Jakarta, Buananews.com – Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) menilai perburuan harta karun Kerajaan Sriwijaya semestinya tak dilakukan. Namun, pihak pemerintah juga belum menangani persoalan itu sepenuhnya.

“Kalau secara undang-undang, memang setiap orang itu dilarang untuk mencari [benda sejarah],” ujar peneliti Arkenas Agustijanto Indrajaya kepada CNNIndonesia.com di kantornya, Selasa (8/10).

Hanya saja, ia memaklumi bahwa sebagian masyarakat Sumatera Selatan dalam kondisi tertentu dengan mudah menemukan peninggalan sejarah di kawasan lahan gambut tersebut.

Undang-Undang No. 11 Tahun 2011 tentang Cagar Budaya mengamanatkan agar warga yang menemukan harta karun itu melaporkannya kepada pemerintah. Nantinya, instansi dalam bidang kebudayaan akan melakukan pengkajian terhadap temuan itu.

“Instansi yang berwenang di bidang kebudayaan akan melakukan pengkajian terhadap temuan,” tulis Pasal 23 UU tersebut. (cnnindonesia.com)