Pelantikan Anggota DPRD, Mahasiswa Tolak Dewan Yang Terjerat Kasus

SEBANYAK 50 anggota DPRD Kabupaten Bekasi masa bakti 2019 – 2024 resmi dilantik di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (05/09).

Ada hal unik, dua mahasiswa berhasil membuat gaduh dengan menyusup ruang rapat sembari berteriak ‘kami menolak keras anggota dewan yang terjerat hukum’. Kedua mahasiswa itu juga mengangkat poster bertuliskan ‘tolak dewan yang terjerat hukum’.

Seketika suasana ruang pelantikan hening, kemudian datang petugas Satpol PP mengamankan kedua mahasiswa tersebut lalu membawanya keluar dari ruang pelantikan.

Salah satu penyusup bernama Adi (24) mengaku perwakilan mahasiswa. Namun ia tidak menyebutkan nama kampusnya.

“Interupsi pimpinan sidang, batalkan dewan yang terjerat kasus hukum,” ungkapnya berulang-ulang di balkon Gedung DPRD Kabupaten Bekasi saat pelantikan.

Ia mempertanyakan anggota dewan yang dilantik namun masih terjerat kasus hukum. Adi tidak menjabarkan siapa yang dimaksud.

“Alasannya karena masih terjerat kasus dan ada dewan-dewan yang masih terjerat kasus kenapa masih dilantik. Harusnya diusut dulu, kinerja KPU gimana,” ujar Adi kepada NewsBekasi.Id

Adi dan rekannya digiring keluar gedung oleh Satpol PP. Pelantikan DPRD tetap berlanjut. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *