Tingkatkan Serapan Anggaran, Kadis PUPR Sidak Kegiatan PSDA Di 3 Lokasi 

PERCEPATAN kinerja dan serapan anggaran murni tahun 2018, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Jamaludin lakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah kegiatan pekerjaan yang ada di tiga wilayah diantaranya kegiatan sumur bor di kompleks pendidikan Al Barkah,Cikarang Utara, alhamdulilah lancar dan pekerjaan sesuai dengan specs dan semoga bermanfaat untuk yayasan al barkah tersebut. Kemudian yang kedua di wilayah tambun utara pembuatan TPT sekalian Lenningan cukup bagus dan air mengalir dengan lancar kemudian kegiatan di Kalijaya,Cikarang Barat dimana kegiatan tersebut sebetulnya kegiatan PJT II, dimana ada keluhan dari petani tambelang dan sekarang sedang di tangani langsung secara permanen oleh BBWS dan PJT II. Sekarang juga sedang dilakukan pemompaan air agar masalah pengairan bisa berjalan lancar dan penanganan talang air bulak mangga yang patah juga sedang berjalan.

“Dari ketiga kegiatan yang ada dibidang PSDA yang kita tinjau semua cukup baik dan bagus kerjaanya tidak ada masalah tinggal kita dorong untuk pembayarannya agar tidak terlalu lama lama,” ujarnya di wawancarai usai kunjungan ke sejumlah lokasi, senin (10/09/2018)

Jamaludin menjelaskan soal turun kelapangan hari ini, bahwa demi mempercepat pembangunan dan progres penyerapan anggaran yang sudah di programkan dalam APBD jelas dibutuhkan pemantauan agar bisa tahu kegiatan yang sudah di rencanakan, di lelangkan, sudah dibuatkan SPK nya apakah berjalan sesuai dengan specs yang ada atau tidak.

Ketika turun kelapangan untuk melihat langsung apakah kerjaan itu benar-benar dikerjakan atau tidak, baik yang sedang berjalan maupun yang sudah dalam tahap selesai. “Maka secepatnya saya dorong kepada PPK, Pengawasa untuk membuatkan PHO agar segera melakukan penagihan biar supaya terlihat adanya progres dalam penyerapan anggaran di PUPR,” katanya.

“Alhamdulilah dari ketiga lokasi yang di sidak kegiatan di lapangan Sangat puas sekali bisa melihat dan mengawasi kegiatan baik yang sedang berjalan maupun yang sudah selesai,” lanjutnya.

Bahkan kamis esok, tambah Jamaludin, ada rencana untuk melakukan sidak kembali kali ini bidang Jalan dan Jembatan. Tentu berharap kepada pemenang lelang yang sudah mendapatkan SPK atau Kontrak Kerja terhadap kegiatan yang di menangkan apabila tidak mengerjakan sesuai dengan tepat waktu maka akan diambil tindakan tegas berupa peneguran kepada pelaksana.

“Kita Optimis serapan anggaran di Dinas PUPR bisa terserap tepat waktu, seiring sudah keluarnya SPK atau kontrak kerja terhadap kegiatan.” pungkasnya (adv/dej)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *