JOKOWI

Jokowi Minta Bekas Tambang di Kaltim Diaudit

Published On March 28, 2016 | By Redaktur Buana FM | Berita Kaltim

JAKARTA (Buana News) —  Presiden Jokowi akan mengaudit perusahaan tambang yang berada di seluruh Kalimantan Timur. Hal ini berkaitan dengan tenggelamnya beberapa korban di bekas lubang tambang di Kaltim.

Jokowi akan memerintahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dan Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) untuk melakukan pengawasan terutama pada tambang-tambang kecil.

“Saya sudah dengar itu, Saya perintahkan ke Menteri LHK dan ESDM untuk kontrol terutama yang tambang-tambang kecil yang tidak memperhatikan keselamatan,” kata Jokowi beberapa waktu lalu seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, pengawasan dan kontrol ke lapangan tersebut adalah hal yang paling penting dilakukan oleh kementerian KLH dan ESDM agar dampak yang timbul akibat adanya pembiaran yang dilakukan oleh perusahaan tambang tidak terulang lagi.

“Yang paling penting itu adalah kontrol ke lapangan. cek ke lapangan. izin itu bukan hanya memberikan izin saja. Tapi, kontrol dan cek ke lapangan,” katanya.

Lubang bekas tambang yang masih menimbulkan korban masih saja terjadi. Pemprov Kaltim tidak berdiam diri dengan memberikan peringatan kepada perusahaan agar menutup lubang bekas tambang.

Tidak hanya itu saja, bahkan, pada Desember 2015 Pemprov Kaltim suah menghentikan sementara operasi perusahaan tambang yang telah menelan korban jiwa di Samarinda dan Kutai Kartanegara.

Pemmprov Kaltim mengambil tindakan tegas tersebut karena perusahaan tidak memenuhi kaidah pertambangan yang baik, pengelolaan dan pemantauan lingkungan di area pertambangan yang buruk, serta tak melakukan upaya reklamasi pascatambang (antara/fhr/buana)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *